Banyak di antara kita yang kurang sadar akan hakekat, bahwa setiap yang diperintahkan dalam islam memiliki hikmah tersendiri.
Perintah wudhu misalnya.

Ketika BERKUMUR, berniatlah kamu dengan, “Ya ALLAH, ampunilah dosa mulut dan lidahku ini”. (terkadang kita banyak bercakap akan hal-hal yang tidak berguna / berfaedah).

Ketika MEMBASUH MUKA, berniatlah kamu dengan, “Ya ALLAH, putihkanlah wajahku di akhirat kelak, jangan kau hitamkan wajahku ini”. (ahli surga mukanya putih berseri-seri).

Ketika MEMBASUH TANGAN KANAN, berniatlah kamu dengan,”Ya ALLAH, berikanlah hisab-hisab ku di tangan kananku ini”. (ahli surga diberikan hisab-hisabnya di tangan kanan).

Ketika MEMBASUH TANGAN KIRI, berniatlah kamu dengan,”Ya ALLAH, janganlah Kau berikan hisab-hisabku di tangan kiriku ini”. (ahli neraka diberikan hisab-hisabnya di tangan kiri).

Ketika MEMBASUH KEPALA, berniatlah kamu dengan ,”Ya ALLAH, lindungilah aku dari terik matahari di padang Mahsyar dengan ‘Arsy-Mu’ ”.(panas di padang Mahsyar dikisahkan – matahari hanya sejengkal di atas kepala).

Ketika MEMBASUH TELINGA, berniatlah kamu dengan,”Ya ALLAH, ampunilah dosa telingaku ini.” (terkadang kita sering mendengar hal-hal yang buruk, diantaranya mendengar orang mengumpat, memfitnah, atau lagu-lagu bernuansa maksiat).

Ketika MEMBASUH KAKI KANAN, berniatlah kamu dengan,”Ya ALLAH, permudahkanlah aku melintasi titian Siratol Mustaqim,”. (ahli surga melintasi titian dengan mudah sekali).

Ketika MEMBASUH KAKI KIRI, berniatlah kamu dengan,”Ya ALLAH,bawalah kaki kiriku pergi ke masjid-masjid, surau-surau, dan bukan ke tempat maksiat.” (Qadha dan Qodar kita di tangan Allah).

Pernahkah kita berpikir, mengapa kitamengambil wudhu sedemikian rupa ?
Pernahkah kita berpikir segala hikmah yang kita peroleh dalam menghayati Islam ?
Pernahkah kita berpikir, mengapa Allah menjadikan kita umat Islam ?

BERSYUKURLAH dan BERTAUBATLAH setiap saat.

Sumber : Majalah YDSF April 2011

Advertisements