Ruang Terbuka Hijau (RTH)

Sebagaimana kita ketahui bersama dalam Konfrensi KTT Bumi di Rio De Janeiro, Brazil (1992) dan dipertegas lagi pada KTT Johannesburg, Afrika Selatan 10 tahun kemudian (2002) disepakati bersama bahwa sebuah kota idealnya memiliki luas RTH minimal 30 % dari luas total kota, hal ini jugadiamanatkan oleh UU No. 26 tahun 2007 tentang Penataan Ruang Pasal 29 bahwa ruang terbuka hijau terdiri ruang terbuka hijau publik dan ruang terbuka hijau privat, proporsi ruang terbuka hijau pada wilayah kota sekurang – kurangnnya 30 % dari luas wilayah kota.

Namun tampaknya bagi kota-kota di Indonesia pada umumnya hal ini sulit terealisir akibat terus adanya pertumbuhan dan kebutuhan sarana dan prasarana kota, seperti pembangunan bangunan gedung, pengembangan dan penambahan jalur jalan yang terus meningkat serta peningkatan jumlah penduduk.

One response to “Ruang Terbuka Hijau (RTH)

  1. Pingback: Pengertian Kawasan dan Jenis-jenis Kawasan dalam Penataan Ruang | Taty Alfiah's Blog

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s