Menara Air atau Elevated Reservoir dibangun untuk menaikkan tekanan air yang kurang di dalam pipa distribusi. Ketinggian menara air tergantung pada kebutuhan tekanan air yang diperlukan untuk pelayanan. Perhitungan hidrolis untuk menentukan tekanan dan ketinggian menara air yang akan dibangun sangat penting dilakukan.
Peletakan menara air dipilih di lokasi yang mempunyai elevasi paling tinggi di sekitar area pelayanan. Ini dimaksudkan agar penambahan beda tinggi air antara di menara dan di jaringan pipa yang diperkirakan mempunyai tekanan terendah, lebih efisien. Tinggi menara air juga harus dihitung sesuai dengan batas minimal tekanan air yang diperlukan.
Biasanya menara air dibangun dengan sistem perpipaan gravitasi, menggunakan pemompaan yang mengalirkan air dari sumber air baku (misal sumur bor) ke penampungan di atasnya.
Selain untuk menaikkan tekanan air di jaringan pipa, menara air ini juga berfungsi sebagai penyimpan air sementara untuk menghemat penggunaan pompa agar tidak bekerja secara terus-menerus. Penggunaan pompa akan berhenti jika air yang ditampung di bak telah penuh, dan selanjutnya akan menyala jika air sudah mulai berkurang.

Advertisements