Anaerobic Upflow Filter (AUF) atau Filter Anaerob Aliran Keatas

  • Anaerobic upflow filter (AUF) merupakan proses pengolahan air limbah dengan metode pengaliran air limbah ke atas melalui media filter anaerobik.
  • Sistem AUF ini memiliki waktu detensi yang panjang dan akan menghasilkan efluen anaerob serta biasanya digunakan untuk mengolah air limbah yang telah diolah sebelumnya dan juga perlu ada pengolahan lanjutan untuk mendapatkan efluen yang memenuhi standar.
  • Mekanisme dasar pengolahan pada sistem ini adalah secara fisik, yaitu flokulasi, sedimentasi dan adsorpsi.
  • Proses atau reaksi biologis secara anaerob sangatlah lambat dan tidak memiliki dampak penurunan BOD yang signifikan kecuali dengan waktu detensi yang lama. Namun beberapa organik toksik dapat dikurangi melalui mekanisme fisik dan presipitasi kimiawi (misalnya dengan sulfit) pada waktu detensi yang lebih pendek.(Onsite Wastewater Treatment Systems Technology Fact Sheet 5, EPA)

Gambar Anaerobic Upflow Filter (AUF)

Lahan Basah Buatan (Constructed Wetland)

Konstruksi Lahan Basah Buatan

  • Lahan Basah Buatan (aliran horizontal di bawah permukaan) adalah saluran yang diisi pasir dan kerikil yang ditanami dengan vegetasi air.
  • Air limbah mengalir horizontal melalui saluran yang berisi material penyaring yang mendegradasi zat organic.
  • Tujuannya adalah untuk meniru proses alami yang terjadi di daerah rawa dan payau.
  • Sistem ini memiliki dasar dengan lapisan atau saluran yang diiisi dengan pasir atau media (batu, kerikil, pasir, tanah).
  • Saluran atau mangkuk dilapisi dengan penghalang yang tidak tembus air (tanah liat atau geotekstil) untuk mencegah rembesan air limbah.
  • Vegetasi asli (seperti cattail, alang-alang dan/atau sulur-sulur) dibiarkan tumbuh di bagian dasar
  • Volume bak lahan basah buatan secara mudahnya dapat dihitung berdasarkan kriteria waktu penahanan hidrolis 3-7 hari (Morel A and Diener S, 2006, Greywater Management in Low and Middle-Income Countries)

Gambar  Tipikal Lahan Basah Buatan

Anaerobic Baffled Reactor (ABR)

Pengertian Anaerobic Baffled Reactor (ABR) adalah Tangki septik yang lebih baik, terdiri dari beberapa seri dinding antar/sekat yang menyebabkan air limbah yang datang tertekan untuk mengalir. Kontak waktu yang lama dengan biomassa/lumpur aktif menghasilkan pengolahan yang lebih baik

Gambar  Anaerobik Bafel Reaktor (ABR)

TPS3R (tempat pengolahan sampah terpadu)

Luas TPS3R

Luas TPS3R berdasarkan luasnya, dapat dibedakan :

a. luas 1000 m2

  • Untuk kawasan perumahan baru (cakupan pelayanan 2000 rumah) menampung sampah dengan atau tanpa proses pemilahan sampah di sumber.

b. luas 200 – 500 m2

  • untuk cakupan pelayanan skala RW (200 rumah)
  • luas < 500 m2 hanya dapat menampung sampah dalam keadaan terpilah (50%) dan sampah campur 50 %.
  • luas < 200 m2 sebaiknya hanya menampung sampah tercampur 20 %, sedangkan sampah yang sudah terpilah 80 %.

 

Pengelolaan Sampah 3R Berbasis Masyarakat di kawasan Permukiman

Pengelolaan sampah 3R berbasis masyarakat merupakan paradigma baru dalam pengelolaan sampah. Paradigma baru tersebut lebih ditekankan kepada metoda pengurangan sampah yang lebih arif dan ramah lingkungan. Metode tersebut lebih menekankan kepada tingkat perilaku konsumtif dari masyarakat serta kesadaran terhadap kerusakan lingkungan akibat bahan tidak terpakai lagi yang berbentuk sampah. Pengurangan sampah dengan metoda 3R berbasis masyarakat lebih menekankan kepada cara pengurangan sampah yang dibuang oleh individu, rumah, atau kawasan seperti RT ataupun RW.

Konsep Pengelolaan Sampah 3R

Konsep 3R adalah paradigma baru dalam pola konsumsi dan produksi disemua tingkatan dengan memberikan prioritas tertinggi pada pengelolaan limbah yang berorientasi pada pencegahan timbulan sampah, minimisasi limbah dengan mendorong barang yang dapat digunakan lagi dan barang yang dapat didekomposisi secara biologi (biodegradable) dan penerapan pembuangan limbah yang ramah lingkungan.

Sistem Pengelolaan Limbah Cair Domestik setempat (on-site system) dan terpusat (off-site system)

Sanitasi adalah suatu usaha untuk menciptakan keadaan yang dapat menghindarkan timbulnya gangguan dan penyakit.

Definisi Sanitasi menurut Organisasi Kesehatan Dunia (Word Organization Healt) adalah suatu usaha pengendalian terhadap seluruh faktor-faktor fisik, kimia, dan biologi dalam lingkungan hidup manusia, yang menimbulkan suatu kerusakan atau terganggunya perkembangan dan kesehatan baik fisik, mental maupun sosial serta kelangsungan kehidupan manusia.

Sanitasi tepat guna dalam bidang pembuangan air limbah domestik terdiri 2 (dua) sistem, yaitu:
1.    Sistem pembuangan setempat (on-site system)
2.    Sistem pembuangan terpusat (off-site system)